Berita Pekanbaru

Universitas Lancang Kuning

MAHASISWA PEMUDA PANCASILA UNILAK MENAJA SEMINAR MENGENAI PENGELOLAAN HUTAN DAN LAHAN GAMBUT DI RIAU

Andrew Shandy Utama | Jumat, 30 Maret 2018 - 23:19:29 WIB | dibaca: 10809 pembaca

Mahasiswa Pemuda Pancasila Universitas Lancang Kuning (Unilak) menaja kegiatan Seminar dan Diskusi Publik dengan tema ‘Pengelolaan Hutan dan Lahan Gambut di Provinsi Riau untuk Kesejahteraan Masyarakat’, Kamis (29/3/2018) siang. Kegiatan ini dilaksanakan bertempat di Aula Fakultas Hukum Unilak. Panitia pelaksana kegiatan menghadirkan Ketua Pusat Studi Hukum (PSH) Fakultas Hukum Unilak, Irawan Harahap, S.H., S.E., M.Kn., sebagai pemateri. Selain itu, juga tampil sebagai pemateri yaitu Ketua Mahasiswa Pemuda Pancasila Kota Pekanbaru, Andrew Shandy Utama, S.H., M.H., yang juga merupakan dosen di Fakultas Hukum Unilak.

 

Dalam laporannya, Dariusman Laia sebagai ketua panitia menyampaikan bahwa kegiatan ini bertujuan untuk memberikan pengetahuan dan pemehaman kepada mahasiswa mengenai pengelolaan hutan dan lahan gambut yang ada di Provinsi Riau, serta manfaatnya untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat. “Seminar dan diskusi publik ini bertujuan untuk memberikan pengetahuan dan pemahaman kepada mahasiswa mengenai pengelolaan hutan dan lahan gambut yang ada di Riau, serta manfaatnya untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat”, kata Darius.

 

Ketua Mahasiswa Pemuda Pancasila Kota Pekanbaru, Andrew Shandy Utama, S.H., M.H., dalam sambutannya menyampaikan apresiasinya kepada Mahasiswa Pemuda Pancasila Unilak yang terus berkarya melaksanakan kegiatan-kegiatan yang positif dan bermanfaat, seperti Seminar dan Diskusi Publik dengan tema ‘Pengelolaan Hutan dan Lahan Gambut di Provinsi Riau untuk Kesejahteraan Masyarakat’. “Saya mengapresiasi Mahasiswa Pemuda Pancasila Unilak yang terus berkarya melaksanakan kegiatan-kegiatan yang positif dan bermanfaat, seperti kegiatan pada hari ini”, kata Andrew. “Mahasiswa Pemuda Pancasila Kota Pekanbaru mendukung penuh kegiatan-kegiatan Mahasiswa Pemuda Pancasila Unilak”, tambahnya.

 

Irawan Harahap, S.H., S.E., M.Kn. menyampaikan materi mengenai aspek hukum yang mengatur pengelolaan hutan dan lahan gambut di Indonesia. Menurutnya, pengelolaan hutan di Indonesia diatur dalam Undang-Undang Nomor 41 Tahun 1999 tentang Kehutanan, sedangkan pengelolaan lahan gambut di Indonesia diatur dalam Peraturan Pemerintah Nomor 71 Tahun 2014 tentang Perlindungan dan Pengelolaan Ekosistem Gambut, yang telah diubah dengan Peraturan Pemerintah Nomor 57 Tahun 2016.

 

Andrew Shandy Utama, S.H., M.H. menyampaikan materi dengan judul ‘Memanfaatkan CSR Perusahaan Kehutanan untuk Meningkatkan Kesejahteraan Masyarakat di Provinsi Riau’. Menurutnya, Undang-Undang Nomor 40 Tahun 2007 menegaskan bahwa perusahaan yang menjalankan kegiatan usahanya di bidang sumber daya alam dan/atau bidang yang berkaitan dengan sumber daya alam, wajib melaksanakan tanggung jawab sosial dan lingkungan. Lahirnya Peraturan Daerah Provinsi Riau Nomor 6 Tahun 2012 semakin memperkokoh landasan hukum pelaksanaan tanggung jawab sosial perusahaan di Provinsi Riau. Artinya, perusahaan yang bergerak di bidang pengelolaan kehutanan wajib melaksanakan tanggung jawab sosial dalam bentuk program Corporate Social Responsibility (CSR) untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat, khususnya bagi masyarakat yang bertempat tinggal di sekitarlokasi perusahaan tersebut.

 

Pantauan AspirasiPekanbaru.com di lokasi, kegiatan ini diikuti oleh lebih kurang 100 orang peserta, yaitu mahasiswa Unilak yang berasal dari berbagai fakultas dan jurusan.